KABARMERDEKA.ID, MANADO, (28/10/2026) – Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Momentum bersejarah ini menjadi simbol persatuan seluruh elemen bangsa sekaligus peneguhan semangat nasionalisme dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Ketua Garda Marhaenis Muda Sulawesi Utara, Golfinger Kalensang, mengatakan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 harus dimaknai secara mendalam oleh seluruh anak bangsa.
Menurutnya, melalui Sumpah Pemuda, semangat nasionalisme dan persatuan bangsa semakin kokoh, sehingga menjadi kekuatan dalam menghadapi penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Lebih lanjut, Kalensang menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini semakin kompleks. Jika pada masa lalu perjuangan bangsa berfokus pada upaya mengusir penjajah, kini Indonesia menghadapi bentuk penjajahan baru berupa neokolonialisme dan imperialisme global, sebagaimana pernah disampaikan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.
Menurut Kalensang, neokolonialisme dan imperialisme dapat menyusup melalui berbagai bentuk, di antaranya gerakan disintegrasi bangsa, penguasaan aset dan kekayaan alam Indonesia oleh kelompok oligarki tertentu, serta upaya melemahkan semangat nasionalisme melalui penyebaran paham liberalisme yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan bangsa.
Ia menilai berbagai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat karena berpotensi memperkuat dominasi kelompok tertentu di Indonesia, terutama dalam bidang ekonomi dan kebudayaan.
Karena itu, Kalensang menekankan pentingnya memperkuat nasionalisme kebangsaan melalui agenda Nation and Character Building atau pembangunan bangsa dan karakter, sebagaimana pernah digaungkan oleh para pendiri bangsa.
Menurutnya, pembangunan karakter dan penguatan jati diri bangsa merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam mengenali, menghadapi, dan mengatasi berbagai persoalan kebangsaan.
“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita hidupkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Persatuan, nasionalisme, dan pembangunan karakter bangsa menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan zaman serta menjaga keutuhan dan kedaulatan Indonesia,” demikian penegasan pesan Kalensang.(rain)


Tinggalkan Balasan