HALMAHERA UTARA, KabarMerdeka.ID — Jalanan Tobelo mulai sepi. Warung tutup, lampu rumah padam satu-satu. Tapi di saat sebagian besar warga terlelap, Sat Samapta Polres Halmahera Utara justru baru memulai tugasnya.

Rabu malam (21/10/2026) pukul 22.00 WIT, 8 personel di bawah pimpinan Bripka Hetfy Deysber Lelapary tancap gas. Dengan motor patroli, mereka menyisir titik-titik yang dianggap rawan: Kawasan Gosoma, Pantai Bowens, hingga Pelabuhan Tobelo. Bukan tanpa alasan. Jam – jam inilah yang paling rawan jadi celah gangguan kamtibmas.

Mereka tak hanya berkeliling. Di setiap perhentian, petugas menyapa warga yang masih begadang, pedagang malam, hingga petugas jaga pelabuhan. Pesannya sederhana: tetap waspada, jaga lingkungan bersama.

“Patroli rutin ini kami fokuskan untuk memperketat pengawasan di titik-titik keramaian dan lokasi yang dinilai rawan. Personil juga aktif memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat merasa tenang,” ujar Kasi Humas Polres Halut Iptu Hopni Saribu, S.H.

Hingga patroli berakhir pukul 02.00 WIT dini hari, hasilnya nihil kejadian. Tidak ada pergerakan mencurigakan, tidak ada tindak kriminal. Situasi aman, kondusif, dan terkendali di seluruh wilayah hukum Polres Halut.

Polres Halut mengapresiasi peran warga yang ikut menjaga keamanan. Masyarakat juga diimbau tidak ragu melapor jika melihat hal mencurigakan melalui pos polisi terdekat atau call center 110.

Karena rasa aman itu tidak datang sendiri. Ia dijaga, bahkan saat kota sudah tidur. (Oke)