KabarMerdeka.id-Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Paruntu memastikan DPR RI akan membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terkait proses restrukturisasi dan transformasi BUMN yang sedang berlangsung.
Menurut CEP, keterlibatan berbagai pihak sangat penting agar kebijakan yang dijalankan pemerintah bersama Danantara dapat berjalan secara inklusif, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“DPR membuka ruang bagi entitas BUMN, serikat pekerja, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan evaluasi terhadap proses restrukturisasi yang sedang berjalan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap masukan yang konstruktif perlu menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan kebijakan. Dengan demikian, transformasi BUMN tidak hanya berorientasi pada efisiensi perusahaan, tetapi juga memperhatikan kepentingan seluruh pihak yang terdampak.
CEP menambahkan bahwa konsolidasi anak usaha BUMN merupakan langkah strategis untuk membangun organisasi yang lebih efektif dan kompetitif. Namun, keberhasilan kebijakan tersebut harus dibarengi dengan tata kelola yang baik serta keterbukaan terhadap berbagai masukan dari publik.
Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, ia optimistis transformasi BUMN dapat menghasilkan perusahaan negara yang lebih kuat, sehat, dan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan nasional.


Tinggalkan Balasan