HALMAHERA UTARA, KabarMerdeka.ID, – Ketua Tim Ketentuan Asal Barang dan Dokumen Keterangan Asal, Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementrian Perdagangan RI Agung Wicaksono Sochirin. Lagi – lagi mengunjungi Kabupaten Halmahera Utara. Kali ini Ketua Tim IPSKA (Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal) Kementerian Perdagangan RI melakukan rapat koordinasi bersama Bupati Halmahera Utara Dr.Piet Hein Babua, M.Si, bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Halmahera Utara Drs. Nyoter Koenoe, Kabag Pemerintahan Oscar Bertho Mene, S. STP, M. AP. Kamis (23/04/2026).

Dalam pertemuan yang juga diikuti secara daring oleh perwakilan Bea Cukai dan Karantina melalui media Zoom tersebut, kedua pihak membahas berbagai hal terkit kelancaran kegiatan ekspor. Agenda utama kunjungan ini adalah melakukan validasi menyeluruh terkait kesiapan pemerintah daerah dalam menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) secara mandiri.

Tim IPSKA yang merupakan jajaran Ditjen Perdagangan Luar Negeri juga menyampaikan rencana pembentukan dan penyiapan operator IPSKA di tingkat daerah untuk mendukung kemandirian tersebut.Saat diwawancarai Media KabarMerdeka.Id Ketu Tim IPSKA menyampaikan pertemuan tadi, membahas terkait dengan upaya mendukung ekspor dari Kabupaten Halmahera Utara dan salah Satu dari tupoksi kami, khususnya dari Direktorat fasilitasi Ekspor dan Import Kementerian Perdagangan di bawah unit Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri.

“Kami ini telah menetapkan IPSKA melalui surat Keputusan Menteri Perdagangan, Kemendag, No. 40004-404 di mana akan ada IPSKA yang dalam waktu dekat beroperasi dari Kabupaten Halmahera Utara. Khususnya nanti akan operasionalnya dilakukan oleh Pak Kadis beserta jajarannya yang tentu tidak lain adalah agar surat keterangan asal barang memang bisa dikeluarkan dari IPSKA setempat dan tentu ini akan mendorong peningkatan daya saing, khususnya produk ekspor dari khususnya Kabupaten Halmahera Utara dan tentu kami bekerja sama dengan Lintas Kementerian Lembaga dan tadi kami juga hadir membahas beberapa isu, yang terkait dengan misalnya pekarantinaan juga dengan isu-isu yang menyangkut PB, isu-isu kepabeaan dan lain sebagainya yang tidak lain ini semua untuk mendukung kelancaran ekspor dari wilayah ini, ke negara tujuan ekspor dengan lacar jadi tadi pembahasan berjalan dengan sangat produktif yang dipimpin oleh langsung oleh Bupati yang juga di dampinggi oleh Sekda bersama Kadis Perindag dan hasil-hasil yang dicapai ini, akan juga tentu ditindaklanjuti secara lebih kongkrit,” ucap Ketua Tim.

Ditambahkanya, “Jadi selamat kepada Bapak Kadis Perindag atas kerja kerasnya dan tentunya kami juga menyampaikan selamat kepada Bapak Bupati  jajarannya atas telah ditetapkannya IPSKA untuk wilayah yang sudah di Akreditasi Beliau,” pungkasnya. Mewakili Bupati Halmahera Utara, Kadis Perindag menyatakan, Ini semua merupakan perjuangan Bapak Bupati, ini terobosan besar, jadi kita tinggal menjalani saja, karena kita sudah diberikan kewenangan tadi seperti disampaikan oleh Pak Agung, Ketua Tim, jadi ini kan bicara soal dokumen, dokumen-dokumen ini sudah siap disini yang tadi dibicarakan hanya tinggal PB dari Bea cukai dan Keputusan dari Karantina. Kita yakin bahwa akan semua bisa terlaksana dengan jelas dan mungkin harapan kita, nanti kita launching pada hari ulang tahun Kabupaten. jadi itu harapan Bapak Bupati dan masyarakat, saya berharap ini sebuah langkah bagus dan ini semua untuk Halmahera Utara, supaya lebih maju ke depan di bidang eksport  untuk bisa lebih maju lagi.

“Terkait soal Daerah mendapatkan pendapatan, tentu ada. Keuntungan daerah dari adanya kegiatan ekspor antara lain:  Pendapatan Daerah Meningkat: Permintaan pasar luar negeri mendorong produksi, sehingga omzet pelaku usaha dan pajak daerah meningkat. Membuka Lapangan Kerja Peningkatan produksi membutuhkan lebih banyak tenaga kerja, sehingga mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut,” ungkap Kadis Perindag Halmahera Utara. Ditambahkanya, “Pengembangan Infrastruktur, Untuk menunjang kelancaran arus barang, pemerintah biasanya akan memperbaiki dan membangun infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, gudang, dan fasilitas logistik lainnya yang juga bermanfaat bagi warga lokal. Promosi dan Citra Daerah, Produk unggulan daerah menjadi dikenal di mancanegara, yang pada gilirannya dapat menarik perhatian wisatawan maupun investor asing untuk berinvestasi atau berkunjung,” tutup Kadis Nyoter sapaan akrabnya di Kalangan Wartawan.

(Eko Putra Septiyanto)