KABARMERDEKA.ID, MANADO — Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Manado (UNIMA), akan menggelar kuliah perdana Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai tersebut mengangkat tema “Etika Berbahasa di Ruang Publik: Mengawal Standar Bahasa Jurnalistik dan Penyiaran Sesuai P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran).”
Kuliah perdana ini menghadirkan sejumlah pimpinan dan tokoh dari lingkungan pendidikan serta lembaga penyiaran sebagai bagian dari rangkaian kegiatan akademik Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Sejumlah narasumber dan pejabat yang tercantum dalam kegiatan tersebut yakni Rektor Universitas Negeri Manado, Dr. Joseph Philip Kambey, SE., Ak., MBA., Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Dr. Grace Shirley Luntungan, M.Hum., Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Oldie Stevie Meruntu, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara Pengasihan S. Amisan, S.IP., M.Si.
Tema yang diangkat dinilai relevan dengan perkembangan komunikasi publik saat ini, terutama di tengah semakin luasnya penggunaan media massa dan media digital sebagai ruang pertukaran informasi.
Pembahasan mengenai etika berbahasa menjadi penting karena bahasa tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga berperan dalam membentuk persepsi masyarakat. Dalam konteks jurnalistik dan penyiaran, penggunaan bahasa dituntut tetap memperhatikan ketepatan, kepatutan, serta prinsip-prinsip etika dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Selain membahas standar bahasa jurnalistik, kegiatan tersebut juga diarahkan pada pemahaman mengenai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) sebagai salah satu instrumen penting dalam menjaga kualitas dan tanggung jawab penyiaran di Indonesia.
Kegiatan kuliah perdana tersebut akan dilaksanakan di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Manado, dan diikuti oleh mahasiswa pada awal Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami bahasa dari aspek akademik, tetapi juga mampu menerapkan etika berbahasa ketika berhadapan dengan ruang publik, khususnya dalam kegiatan jurnalistik, penyiaran, maupun komunikasi melalui media digital. (rain)


Tinggalkan Balasan