KABARMERDEKA.ID, MINAHASA UTARA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesadaran literasi media di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan literasi penyiaran yang digelar di SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat, (15/9/2026). KPID Sulut membekali para siswa kelas XI dan XII dengan pemahaman pentingnya menjadi pengguna media yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua KPID Sulawesi Utara, Pengasihan Amisan, S.IP., M.Si. sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Pengasihan menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai jenis konten, baik melalui televisi, radio, maupun platform penyiaran berbasis internet.

Namun, kemudahan akses tersebut juga menghadirkan tantangan baru, terutama bagi generasi muda dalam membedakan informasi yang berkualitas dengan konten yang tidak sesuai, mengandung misinformasi, atau memberikan dampak negatif.

“Generasi muda harus memiliki kemampuan untuk memilih, menyaring, dan memahami setiap informasi yang dikonsumsi. Tidak semua konten yang beredar harus langsung dipercaya atau dibagikan. Dibutuhkan sikap kritis agar masyarakat mampu menjadi pengguna media yang cerdas,” ujar Pengasihan.

Dalam kegiatan literasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali karakteristik konten siaran yang sehat, edukatif, dan informatif. Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana perkembangan media digital telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

KPID Sulut juga mengingatkan pentingnya penerapan nilai etika dalam bermedia, termasuk melakukan verifikasi informasi, memahami konteks sebuah pemberitaan, serta menghindari penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya. Hal ini sejalan dengan upaya KPID dalam membangun budaya penyiaran yang sehat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan isi siaran.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa kelas XI dan XII terlihat antusias mengikuti penyampaian materi serta aktif berdiskusi mengenai berbagai fenomena media yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tayangan televisi, konten media sosial, hingga informasi yang beredar melalui platform digital.

Melalui kegiatan literasi media ini, KPID Sulawesi Utara berharap para pelajar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang memiliki kecakapan literasi digital, berpikir kritis, serta ikut menciptakan ruang media yang positif.

Kegiatan literasi penyiaran di lingkungan sekolah menjadi salah satu langkah strategis KPID Sulut dalam memperluas edukasi publik, khususnya kepada generasi muda sebagai kelompok yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi dan media digital. (rain)