HALMAHERA UTARA, KabarMerdeka.ID – Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Relawan, dan Masyarakat setempat berhasil menemukan dan mengevakuasi Dua korban jiwa berkebangsaan Singapura di kawasan Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, pada Minggu (10/5/2026) pukul 11.55 WIT.
Penemuan ini menjadi hasil positif pada Hari Ketiga pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi Kedua Korban.
Dari pantauan media kabarMerdeka.id Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., Komandan Korem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M., Asops Kasdam XV/Pattimura Kolonel Inf Nuryanto, S.A.P., Kasi Intel Kasrem 152/Baabullah Kolonel Inf Hendrasari Nurhono, S.I.P.,M.I., Kasiops Kasrem 152/Baabullah, Kolonel Inf Hastiar Hatta, S.I.P., Dantim Intelrem 152/Bbl Kapten Inf Muji Utama, Denintel Kodam XV/Ptm, Letda Inf Demianto Pauwa, bersama -sama memantau dan cek lokasi jalur evakuasi korban.
“Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi yang berjarak sekitar 30 meter dari bibir kawah. Identitas mereka diketahui sebagai Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura. Lokasi penemuan tidak jauh dari tempat ditemukannya korban WNI bernama Angel pada pencarian hari sebelumnya. Dugaan sementara, korban meninggal akibat tertimpa material batu vulkanik saat erupsi Gunung Dukono yang terjadi pada Jumat kemarin,” ungkap Bupati Halut
Di sisi lain, Pangdam juga mengatakan, “Proses evakuasi berlangsung sangat menantang mengingat aktivitas vulkanik gunung yang masih tinggi, cuaca ekstrem, serta medan yang terjal dan berbahaya. Untuk memaksimalkan kerja dan menjaga keselamatan, tim yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat dibagi menjadi empat kelompok kerja yang bergerak terkoordinasi,” pungkas Pangdam.
Setelah berhasil dievakuasi dari area puncak, jenazah kedua korban dibawa ke posko utama, kemudian diteruskan ke RSUD Halmahera Utara untuk proses identifikasi lebih lanjut. Keberhasilan operasi ini menunjukkan sinergi dan soliditas yang kuat antar instansi dalam penanganan bencana alam.
Kodim 1508/Tobelo menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan. (Oke)


Tinggalkan Balasan