HALMAHERA UTARA, KabarMerdeka.ID — Warga Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, digegerkan dengan penemuan Seorang laki-laki yang dalam keadaan meninggal dunia di dalam sebuah mobil Toyota Avanza berwarna putih yang terparkir di Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo Tepatnya disamping Alfamidi Gosoma, pada Selasa, (27/10/2026) malam.

​Korban diketahui berinisial FB alias Faid (56), yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Tutumaloleo serta berdomisili di Desa Tutumaloleo, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara.

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun media kabarmerdeka.id peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Dua orang saksi yang kebetulan sedang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Salah satu saksi melihat kendaraan milik korban terparkir di samping Alfamidi Gosoma. Merasa penasaran dan curiga, saksi berinisiatif menghampiri mobil untuk memastikan kondisi pengemudi. Setelah mengetuk pintu mobil namun tidak mendapat respons, saksi kemudian membuka pintu dan mendapati korban sudah tidak memberikan respons saat dibangunkan.
​Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Menerima informasi pada pukul 20.42 WIT, personel Unit Resmob, Unit Identifikasi (Ident), serta Piket SPKT Polres Halmahera Utara langsung bergerak cepat mendatangi TKP guna melakukan pemeriksaan awal, olah TKP, serta menghimpun keterangan dari para saksi.

​​Terkait insiden ini, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., melalui KBO Reskrim Ipda Rafif Sanika Mahawira, S.Tr.I.K., membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

​Ipda Rafif menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, dari keterangan para saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan hanya berdasarkan temuan awal tersebut.

​”Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban, serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujar Ipda Rafif mewakili Kapolres Halmahera Utara.

​Sebagai langkah profesional, Polres Halmahera Utara telah menindaklanjuti peristiwa ini dengan melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian penanganan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polres Halmahera Utara berkomitmen untuk terus melaksanakan tugas secara profesional dan sesuai prosedur dalam menangani setiap peristiwa di wilayah hukumnya. (Oke)