HALMAHERA UTARA, KabarMerdeka.ID — Suara tabuhan dan derap langkah penari Cakalele membakar semangat di halaman sekretariat DPD II Partai Golkar Halmahera Utara.
Tak butuh waktu lama bagi Piet Hein Babua untuk membuktikan keseriusannya. Hanya selang sehari setelah mengambil formulir pendaftaran, ia melangkah mantap mengembalikan berkas pencalonan Ketua DPD II Partai Golkar Halut.
Didampingi tim Liaison Officer (LO) Nofeby Eteua, Ernest Sengi, dan Fridol Soroway, kedatangan Piet bersama rombongan simpatisan disambut langsung oleh jajaran panitia pengarah (Steering Committee).
Ketua SC William Manery, Sekretaris Jainudin Tuara, serta anggota Faren Sadouw menerima rombongan dalam suasana hangat namun penuh ketegangan dinamika partai.
Proses pemeriksaan berkas berlangsung teliti.
Satu per satu dokumen esensial—mulai dari salinan KTP, Kartu Tanda Anggota, ijazah terakhir, daftar riwayat hidup, surat kesediaan, hingga syarat krusial berupa dukungan minimal 30% pemilik hak suara—diperiksa secara cermat.
”Semuanya dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat,” ujar Sekretaris SC, Jainudin Tuara, disambut lega oleh tim pemenangan.
Usai berkasnya dinyatakan lolos verifikasi awal, Piet Hein Babua menyampaikan pidato singkat yang membakar semangat para pendukungnya. Dedikasi dan optimisme terpancar jelas dari pernyataannya.
”Sebagai kader Partai Golkar, hari ini saya siap untuk bertarung ‘merebut’ kursi Ketua DPD II. Saya yakin berkat dukungan teman-teman sekalian, saya akan menang,” tegas Piet yang langsung disambut riuh tepuk tangan pendukungnya.
Bagi Piet, langkah ini bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan bentuk komitmen moral sebagai kader yang ingin membesarkan partai di tingkat kabupaten. Ia menyadari sepenuhnya bahwa perjuangan ini membutuhkan soliditas seluruh elemen Golkar di Halmahera Utara.
Dinamika Internal dan Sinyal Pertarungan Sehat
Di sisi lain, pertarungan internal ini kian menarik perhatian ketika Ketua DPD II Partai Golkar Halut saat ini, Frans Manery, memberikan respons.
Dengan gaya khasnya yang lugas dan santai, Frans mengakui siap kembali bertarung, sekaligus melempar pujian bahwa Piet Hein Babua adalah kompetitor terberatnya.
Frans menyampaikan apresiasi tingginya melihat kader-kader terbaik Golkar berani tampil dalam kontestasi demokratis internal ini.
”Sebagai kader Golkar, kami tidak patah semangat. Harus maju dan kami siap bertarung dalam pertarungan ini,” ujar Frans menegaskan mental bertarung para kader pohon beringin.
Meski persaingan diprediksi berlangsung sengit, Frans mengingatkan pesan penting bagi seluruh kader. Ia menekankan bahwa siapa pun yang terpilih nanti, loyalitas kepada partai harus tetap menjadi yang utama. Target besar mempertahankannya bahkan menambah perolehan kursi Golkar di parlemen kabupaten maupun provinsi tetap menjadi agenda bersama yang tidak boleh tergoyahkan. (Oke)


Tinggalkan Balasan