HALMAHERA UTARA, KabarMerdeka.id, – Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2027 telah dilaksanakan pada Selasa (31/03/2026) Sekira Pukul 14.30 WIT di Gedung Polygrend Tobelo, Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.
Kegiatan yang mengambil tema “Menata Konektivitas Dan Tata Kelola Wilayah Untuk Memperkuat Integritas Kawasan Dan Efektivitas Pelayanan Publik” dihadiri oleh berbagai pihak pemangku kepentingan.
Antara lain yang menghadiri kegiatan ini adalah: Mewakili Bupati Halmahera Utara, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Halmahera Utara Drs. F.N. Sahetapy, Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa, Pasi Intel Kodim 1508/Tobelo Kapten Arh. Sugeng (mewakili Dandim 1508/Tobelo), Kapolsek Tobelo Ipda Asdar, S.I.P., M.H (mewakili Kapolres Halut), Ketua Pengadilan Negeri Tobelo R. Muhammad Syakrani, S.H., M.H, Kajari Halut Bambang Sunoto, S.H., M.H., Kepala Bappeda Provinsi Malut Muhammad Sarmin S. Adam, S.STP, M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Pimpinan OPD Kabupaten Halut, Pimpinan Instansi Vertikal Kabupaten Halmahera Utara, Perwakilan masyarakat, agama, pemuda, serta tamu undangan dengan jumlah sekitar 200 orang.
Urutan Kegiatan dan Sambutan
Kegiatan diawali dengan pembukaan, penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan laporan panitia. Selanjutnya, sambutan Bupati Halmahera Utara dibacakan oleh Asisten I F.N. Sahetapy, yang menyampaikan beberapa poin penting:
- Musrenbang RKPD 2027 merupakan penjabaran rencana pembangunan tahap kedua implementasi RPJMD 2025-2029, dengan tujuh isu strategis dasar yaitu pemerataan konektivitas wilayah, infrastruktur digital, ekonomi produktif berbasis potensi lokal, layanan kesehatan dan pendidikan berkualitas, reformasi birokrasi, pengelolaan wilayah dan lingkungan hidup, serta penguatan kesetaraan.
- Tema pembangunan 2027 diarahkan pada keterhubungan antar wilayah secara fisik dan kelembagaan, dengan konektivitas sebagai kunci untuk pemerataan pelayanan dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah kabupaten juga memberikan perhatian pada pengembangan energi berkelanjutan dan branding daerah.
- Lima misi utama sebagai landasan transformasi strategis daerah mencakup peningkatan layanan dasar, penguatan nilai religius dan budaya, transformasi ekonomi, pengembangan infrastruktur dan ketahanan wilayah, serta peningkatan tata kelola pemerintahan.
- Data BPS menunjukkan tren positif pembangunan, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2025 mencapai 71,25 (naik 0,7 poin), tingkat kemiskinan 4,35 persen (lebih rendah dari tahun sebelumnya), dan Indeks Gini Rasio 0,244 (menurun 14,98 persen). Namun, beberapa indikator seperti angka pengangguran terbuka masih perlu diperbaiki melalui prioritas pembangunan yang disusun dalam RKPD 2027.
Pukul 16.20 WIT, sesi pembukaan selesai dengan aman dan lancar, dan dilanjutkan dengan sesi paparan lebih lanjut.
Tujuan dan Harapan Kegiatan
Musrenbang RKPD 2027 disesuaikan dengan tahapan RPJMD 2025-2029, bertujuan untuk melanjutkan kesuksesan pembangunan sebelumnya serta mengevaluasi hasil semester pertama tahun 2025. Forum ini berperan penting untuk menyelaraskan usulan dari tingkat kecamatan dengan kebijakan kabupaten, memastikan program yang disusun bersifat pro-rakyat.
Diharapkan, kegiatan ini menghasilkan dokumen perencanaan yang akurat dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Halmahera Utara pada tahun 2027.
(Eko Putra Septiyanto)

Tinggalkan Balasan