HALMAHERA UTARA, KabarMerdeka.id, – PT. Pasific Coir International Kabupaten Halmahera Utara telah melaksanakan kegiatan ekspor perdana produk cocopeat dan cocochip pada Rabu (01/04/2026) pukul 17.20 WIT, bertempat di Pelabuhan Kontainer Desa Rawajaya, Kecamatan Tobelo.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa, Direktur PT. Pasific Coir International Mr. Orhan Yilmaz, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K, serta para pimpinan OPD dan tamu undangan lainya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, dan sambutan dari Bupati Halut. Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa ekspor perdana ini merupakan momentum membanggakan dan bukti nyata potensi sumber daya alam kelapa daerah mampu diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi dengan daya saing global.
“Selama ini kelapa sering dimanfaatkan terbatas, namun melalui inovasi dan investasi PT. Pasific Coir International, limbah sabut kelapa kini dapat diolah menjadi cocopeat dan cocochip yang diminati pasar internasional,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi perusahaan atas komitmen berinvestasi, yang tidak hanya membuka peluang ekspor tetapi juga berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja, pendapatan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengemukakan harapan agar kegiatan ini menjadi awal yang berkelanjutan dan semakin banyak produk turunan kelapa dikembangkan, menjadikan Halmahera Utara sebagai pusat industri kelapa unggulan di Indonesia.
Selain itu, Bupati menyampaikan catatan penting bahwa tenaga kerja harus mengakomodir masyarakat lokal, pengelolaan harus bersih tanpa mengganggu lingkungan, serta setiap industri dan investasi harus memiliki CSAR untuk menjalin komunikasi baik dengan masyarakat. Produksi sabut kelapa PT NiCO saat ini mencapai 100 hingga 150 ton per hari, dan diharapkan perusahaan akan memperluas produksi agar semua limbah sabut dapat dimanfaatkan. Ekspor perdana kali ini bertujuan ke Taiwan.
Setelah sambutan, dilakukan proses pelepasan ekspor perdana yang langsung dilakukan oleh Bupati Halmahera Utara. Kegiatan selesai pada pukul 18.30 WIT dalam keadaan aman dan lancar.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan nilai ekspor komoditas unggulan berbasis kelapa, meningkatkan nilai tambah produk kelapa, serta membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani kelapa.
Editor: Eko Putra Septiyanto

Tinggalkan Balasan